Gunung Fuji Jepang
Gunung Fuji adalah ciri khas geografi Jepang. Gunung ini memiliki ketinggian 3.776,24 m (12.389 kaki) dan terletak di dekat pantai Pasifik.
Tema Gambar Slide 2
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Tema Gambar Slide 3
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Kamis, 06 November 2025
Kamis, 09 Oktober 2025
SSL & HOSTING
PENGERTIAN HOSTING
Hosting adalah layanan yang menyediakan tempat untuk menyimpan data dan file website agar dapat diakses melalui internet. Hosting biasanya disediakan oleh perusahaan penyedia layanan hosting.
Jenis-jenis Hosting:
- Shared Hosting : Beberapa website berbagi satu server yang sama.
- VPS (Virtual Private Server) Hosting : Satu server fisik dibagi menjadi beberapa server virtual.
- Dedicated Hosting : Satu server fisik digunakan untuk satu situs web saja.
- Cloud Hosting : Menggunakan beberapa server virtual yang terhubung dalam satu jaringan cloud.
Komponen Utama Hosting:
- Web Server : Tempat menjalankan aplikasi web, misalnya Apache atau Nginx.
- Server Basis Data : Tempat penyimpanan data dinamis, misalnya MySQL atau PostgreSQL.
- File Manager / FTP Access : Untuk mengelola file situs web.
- Control Panel : Misalnya cPanel atau Plesk untuk memudahkan pengelolaan hosting.
DOMAIN DAN RELASINYA DENGAN HOSTING
Domain adalah alamat unik yang digunakan untuk mengakses website, misal www.sekolahku.sch.id .
Domain terhubung ke hosting menggunakan DNS (Domain Name System).
Langkah-Langkah Kerja Domain & Hosting:
- Pengguna mengetikkan nama domain.
- DNS mengubah domain menjadi server IP hosting.
- Server hosting mengirimkan data website ke pengguna.
PENGERTIAN SSL
(SECURE SOCKETS LAYER)
SSL adalah protokol keamanan yang digunakan untuk mengamankan komunikasi antara server web dan browser dengan metode enkripsi data.
Fungsi SSL:
- Melindungi data sensitif (misal: kata sandi, data pribadi).
- Menghindari serangan pencurian data (misal: man-in-the-middle Attack).
- Meningkatkan kepercayaan pengunjung website (ditandai dengan HTTPS dan ikon gembok pada browser).
Jenis-jenis SSL:
- Validasi Domain (DV) : Validasi pada tingkat domain.
- Validasi Organisasi (OV) : Validasi organisasi pemilik domain.
- Extended Validation (EV) : Validasi tingkat lanjut, biasanya untuk perusahaan besar.
CARA KERJA SSL
Inisiasi Koneksi : Browser meminta koneksi aman ke server (HTTPS).
Sertifikat SSL : Server mengirimkan sertifikat SSL ke browser.
Verifikasi Sertifikat : Browser memverifikasi keaslian sertifikat.
Enkripsi Data : Jika valid, sesi terenkripsi dimulai dan data yang dikirim/diterima diamankan.
LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL SSL DI HOSTING
- Membeli atau Mendapatkan SSL
(beberapa hosting menyediakan SSL gratis seperti Let's Encrypt)
- Mengakses Control Panel Hosting
(misal: cPanel > Keamanan > SSL/TLS)
- Install Sertifikat SSL
- Copy-paste kode sertifikat (CRT, CA Bundle)
- Simpan perubahan
- Uji Coba
- Akses situs web dengan HTTPS ( https://namadomain.sch.id )
- Cek ikon gembok di browser
MANFAAT SSL UNTUK WEBSITE SEKOLAH
- Melindungi data siswa, guru, dan admin sekolah.
- Meningkatkan peringkat SEO di Google.
- Membuat website sekolah terlihat lebih profesional dan terpercaya.
PRAKTIK: MENGONLINEKAN WEBSITE SEKOLAH DENGAN HOSTING DAN SSL
- Daftar domain sekolah di registrar.
- Sewa hosting sesuai kebutuhan sekolah.
- Upload file website ke hosting (melalui file manager/FTP).
- Koneksi domain ke hosting melalui DNS.
- Install SSL pada domain.
- Uji situs web dengan mengakses melalui HTTPS.
KESIMPULAN
- Hosting adalah tempat penyimpanan situs web.
- Domain adalah alamat website.
- SSL adalah pengaman komunikasi data pada website.
- Website sekolah wajib menggunakan SSL agar aman dan terpercaya.
Kamis, 07 Agustus 2025
Rabu, 14 Mei 2025
Coding HTML
Setting => Network => Attached to (Bridge Adapter)
Login VM => ip a (mengecek ip)
Sudo dhclient enp0s3 (meminta ip) => ip a
Sudo apt update => sudo apt install apache2
Jika ada pilihan (Y/N) => Y+enter
Sudo systemctl status apache2 => ctrl+C
Masuk ke browser (ketik ip address)
Sudo nano /var/www/html/index.html (mengedit file)
Ubah nama Apache default page dibagian span
=> ctrl+X => Y => enter (untuk menyimpan hasil editan)
Buat folder => sudo mkdir /var/www/no.absen
Buat file => sudo nano /var/www/html/no.absen/index.html
Isi dengan codingan
<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Tugas PaaS_Herman</title>
<style>
body {
font-family: Arial, sans-serif;
margin: 20px;
padding: 20px;
text-align: center;
background-color: #f4f4f4;
}
.container {
max-width: 500px;
margin: auto;
padding: 20px;
background: white;
border-radius: 8px;
box-shadow: 0 0 10px rgba(0, 0, 0, 0.1);
}
h1 {
color: #333;
}
p {
color: #555;
}
button {
padding: 10px 20px;
border: none;
background-color: #007bff;
color: white;
cursor: pointer;
border-radius: 5px;
}
button:hover {
background-color: #0056b3;
}
</style>
</head>
<body>
<div class="container">
<h1>Selamat Datang!</h1>
<p>Ini adalah contoh tampilan HTML sederhana</p>
<p>By Anz</p>
<h3>Isikan Formulir Berikut!</h3>
<form>
<p>Nama :</p>
<input>
<p>Alamat :</p><textarea></textarea>
<p>Tanggal Lahir :</p>
<input type="date">
<p>Jenis Kelamin :</p>
<input type="radio" name="jk">Laki-Laki
<input type="radio" name="jk">Perempuan
<p>Agama :</p>
<select>
<option>Islam</option>
<option>Kristen</option>
<option>Hindu</option>
<option>Budha</option>
<option>Konghucu</option>
</select>
<p>Hobi :</p>
<input>
<p>Gol. Darah</p>
<input type="radio" name="gd">A
<input type="radio" name="gd">B
<input type="radio" name="gd">O
<input type="radio" name="gd">AB
<p>Status :</p>
<select>
<option>Pelajar</option>
<option>Kawin</option>
<option>Belum Kawin</option>
<option>Duda</option>
<option>Janda</option>
</select>
<p>Jenjang Pendidikan :</p>
<input type="checkbox">SD
<input type="checkbox">SMP/MTs
<input type="checkbox">SMA/SMK/MA
<input type="checkbox">S1
<input type="checkbox">S2
<input type="checkbox">S3
<p>No.HP :</p>
<input type="number">
<p>Password :</p>
<input type="password">
<br>
</form>
<br>
<button onclick="alert('Halo, selamat datang!')">Kirim</button>
</div>
</body>
</html>
Senin, 28 April 2025
WEB PROXY INTERNAL & EKSTERNAL
Web Proxy Internal Menggunakan MikroTik
Definisi
Web Proxy Internal adalah layanan yang digunakan untuk memproses permintaan HTTP dari pengguna dalam jaringan lokal (LAN) melalui server proxy yang berada di dalam jaringan itu sendiri. Dengan MikroTik, fitur Web Proxy ini mudah diaktifkan untuk keperluan caching dan filtering trafik internet.
Manfaat Menggunakan Web Proxy Internal pada MikroTik
- Caching —» Mengurangi penggunaan bandwidth dengan menyimpan salinan situs web yang sering diakses.
- Filtering —» Memblokir akses ke situs-situs tertentu berdasarkan kebijakan yang ditentukan.
- Kontrol Akses —» Membatasi waktu atau konten tertentu yang bisa diakses oleh pengguna dalam jaringan.
- Monitoring —» Melacak dan mencatat aktivitas pengguna untuk keperluan pemantauan dan analisis.
Langkah-Langkah Konfigurasi Web Proxy Internal di MikroTik
1. Aktifkan Web Proxy
- Masuk ke Winbox MikroTik.
- Navigasikan ke IP > Web Proxy.
- Centang opsi Enable untuk mengaktifkan fitur Web Proxy.
2. Atur Port Proxy
- Secara default, port proxy adalah 8080. Anda dapat mengubahnya jika diperlukan.
3. Tambahkan Firewall NAT Rule
- Agar semua trafik HTTP diarahkan ke Web Proxy, tambahkan rule di IP > Firewall > NAT :
bash
Chain: dstnat
Protocol: tcp
Dst-port: 80Action: redirect to port 8080
4. Buat Filter atau Cache Rules
- Atur kebijakan penyaringan konten atau caching sesuai kebutuhan melalui tab Access pada konfigurasi Web Proxy.
Web Proxy External Menggunakan Server Ubuntu
Definisi:
Web Proxy External adalah proxy server yang ditempatkan di luar jaringan lokal (biasanya pada server khusus) untuk melayani permintaan internet pengguna. Server proxy ini memproses trafik keluar dan memberikan kontrol tambahan, kecepatan akses, atau privasi.
Manfaat Menggunakan Web Proxy External
- Privasi dan Anonimitas —» Menyembunyikan IP asli pengguna dengan menggunakan IP server proxy.
- Efisiensi Bandwidth—» Mengoptimalkan penggunaan bandwidth dengan caching eksternal.
- Kontrol Global —» Dapat melayani banyak jaringan lokal sekaligus.
- Keamanan Tambahan —» Menambahkan lapisan perlindungan terhadap ancaman cyber.
Langkah-Langkah Konfigurasi Web Proxy External di Server Ubuntu
1. Install Squid Proxy Server
- Squid adalah perangkat lunak web proxy populer pada server Linux.
bash
sudo apt update
sudo apt install squid
2. Konfigurasi Squid
- File konfigurasi utama Squid ada di /etc/squid/squid.conf.
- Anda dapat menyesuaikan konfigurasi seperti:
- Port proxy (default: 3128):
bash
http_port 3128
- Pembatasan akses
bash
acl allowed_networks src 192.168.1.0/24
http_access allow allowed_networks
3. Restart Squid Service
bash
sudo systemctl restart squid
4. Implementasikan Firewall
- Konfigurasikan firewall untuk mengizinkan hanya akses pada port tertentu (contoh: 3128).
bash
sudo ufw allow 3128/tcp
5. Test Proxy
- Set browser atau perangkat lain untuk menggunakan IP dan port server Ubuntu Anda sebagai proxy.
Perbandingan Antara Web Proxy Internal dan External
1. Web Proxy Internal
- Lokasi server : Dalam jaringan lokal (LAN).
- Penggunaan : Biasanya untuk caching dan filtering dalam LAN.
- Contoh Platform : Mikrotik.
- Skalabilitas : Terbatas untuk jaringan lokal.
2. Web Proxy Eksternal
- Lokasi server : Diluar jaringan lokal.
- Penggunaan : Memberikan privasi, kontrol global, dan caching besar.
- Contoh Platform : Ubuntu dengan Squid Proxy.
- Skalabilitas : Dapat melayani banyak jaringan.
Senin, 28 Oktober 2024
PACKET FILTERING
A. Definisi
Packet filtering adalah routing paket data antara jaringan internal dan jaringan eksternal yang dilakukan secara selektif. Sistem ini melewatkan atau menahan packet data yang lewat sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Router yang bekerja pada sistem ini disebut screening router.
- IP sumber dan IP tujuan dari packet data.
- Port sumber dan port tujuan dari data.
- Protokol yang digunakan (TCP, UDP, ICMP, dan sebagainya).
- Tipe pesan (ICMP).
B. Komponen Utama dalam Packet Filtering
C. Cara Kerja Packet Filtering
D. Keuntungan Packet Filtering
- Keamanan Dasar: Mampu mencegah akses dari alamat atau layanan yang tidak diinginkan.
- Efisiensi: Bekerja pada lapisan jaringan (network layer), sehingga tidak membutuhkan sumber daya yang besar.
- Fleksibilitas: Dapat diterapkan pada berbagai perangkat jaringan.
E. Keterbatasan Packet Filtering
- Tidak Mengidentifikasi Isi Data: Packet filtering hanya melihat header paket, bukan isinya, sehingga kurang efektif untuk mencegah serangan yang memanipulasi isi data.
- Tidak Mengenali Status Koneksi: Tidak mengenali koneksi yang sudah ada (stateful inspection), sehingga dapat membuat koneksi baru yang seharusnya ditolak.
- Sulit Dikelola untuk Jaringan Besar: Semakin besar jaringan, semakin banyak aturan yang dibutuhkan, membuat manajemen aturan menjadi kompleks.
F. Jenis Packet Filtering
Contoh Penggunaan Packet Filtering
Minggu, 08 September 2024
Konsep Network Scanning
Pengenalan Konsep Network Scanning
Scanning adalah proses mengumpulkan informasi detail mengenai target dengan menggunakan teknik reconnaissance yang kompleks dan agresif.
Network scanning berupa kumpulan prosedur untuk mengidentifikasi hosts, ports, dan service dalam sebuah network. Network scanning juga digunakan untuk mencari active machine dalam sebuah network dan mengidentifikasi OS yang digunakan.
Network scanning merupakan tahap yang penting dalam mengumpulkan informasi, dimana attacker dapat membuat profile dari organisasi target.
Dalam proses scanning attacker akan mengumpulkan informasi seperti IP tertentu yang dapat diakses melalui network, target OS dan sistem architecture termasuk ports dan service yang berjalan dalam setiap komputer.
Tujuan Scanning
Tujuan dari scanning adalah mencari celah yang dapat dieksploitasi, lakukan probing sebanyak mungkin, kemudian track yang responsive atau berguna bagi keperluan attack.
Dalam proses scanning, attacker akan mencoba mencari informasi yang lebih jauh mengenai sistem target untuk mendapatkan konfigurasi yang tidak tepat. Yang kemudian digunakan untuk membuat strategi penyerangan.
Tipe Scanning
- Port Scanning, mendapatkan informasi port dan service yang berjalan. Port scanning adalah proses memeriksa service yang berjalan pada target komputer dengan mengirimkan sequence of messages. Port scanning melakukan probing TCP dan UDP ports untuk mengetahui apakah suatu service berjalan atau dalam listening state. Listening states akan memberikan informasi mengenai OS dan applikasi yang digunakan. Kadang kala, active services dalam state listening memungkinkan unauthorized users untuk melakukan konfigurasi atau menjalankan software.
- Network Scanning, mendapatkan informasi aktif hosts dan IP addresses. Network scanning adalah prosedur untuk mengidentifikasi aktif host pada sebuah network, dimana hosts tersebut dapat kita attack atau untuk memperikirakan tingkat keamanan dari network tersebut.
- Vulnerability Scanning, mendapatkan informasi kelemahan suatu sistem. Vulnerability Scanning adalah metoda untuk memeriksa apakah suatu sistem dapat dieksploitasi dengan mengidentifikasi vulnerabilities. Vulnerability scanner terdiri scanning engine dan katalog.
- Katalog akan berisi data vulnerabilities yang sudah diketahui dan eksploit umum. Vulnerability scanner dapat mencari backup files, atau melakukan directory traversal exploits.
- Scanning engine akan memaintain logic untuk membaca exploit list, transfer request ke web server, dan menganalisis request untuk memastikan keamanan dari server. Tool ini umumnya mentargetkan vulnerability yang dapat diperbaiki dengan melakukan update security patches dan clean web document.
Ketika pencuri hendak masuk kedalam rumah, mereka akan mencari akses untuk masuk, biasanya adalah pintu atau jendela yang biasanya lebih mudah diakses dan titik lemah dari sebuah bangunan. Port pada sistem komputer dapat dianalogikan sebagai pintu atau jendela tersebut.
Aturan umum dari sebuah komputer, makin banyak port yang terbuka makin rentan sistem tersebut untuk diserang. Walaupun tidak menutup kemungkinan, sistem yang lebih sedikit portnya bisa juga lebih rentan.
Objective dari Network Scanning
Makin banyak informasi yang kita miliki mengenai target, makin besar kemungkinan kita untuk mengetahui celah keamanan jaringan yang dapat digunakan mengakses sistem.
Berikut objective dari scanning network
- Mencari network live hosts, IP address, dan open port dari live hosts.
- Mengetahui OS dan system architecture dari target. Sering disebut fingerprinting.
- Mencari port yang berjalan. Attacker dapat menggunakan kelemahan dari service untuk mendapatkan akses kedalam sistem.
- Mengidentifikasi aplikasi yang digunakan oleh service dan versinya.
- Mengidentifikasi kelemahan network systems.






























